Cinta Sejati bukanlah apa yang kita ketahui dari sebuah majalah,
cerpen, novel, dan buku2 yang lainnya. Karena Cinta Sejati bukanlah
sesuatu yang bisa di artikulasikan hanya dengan sebuah peristiwa atau
kejadian yang merujuk pada keharmonisan, akan tetapi pada hati yang
merasakannya.
Kita sebernanya telah banyak diperbudak oleh
pengetahuan2 yang sifatnya belum memastikan kita tuk bisa mengetahui
secara pasti esensinya.
Satu contoh, ketika seseorang selesai
membaca sebuah karya, atau tulisan2 yang mengarah pada pengertian Cinta
atau sekilas sejarah kehidupan yang harmonis. Lalu semena2 orang
tersebut mengatakan dan bahkan berprinsip, bahwa itulah Cinta Sejati,
wait man... coba kita renungkan dulu secara mendalam, benarkah itu yang
dinamakan Cinta Sejati ?
Padahal secara tidak langsung kita
belum pernah menjadi orang ketiga dalam cerita itu, lalu kenapa secara
spontan mengatakan itulah Cinta Sejati ? kalau ternyata kita masih saja
dihantui oleh mistery tersebut.
Apakah karena kita melihat
sebuah judul atau kita melihat sebuah teks yang menceritakan tentang
Cinta Sejati, lalu kita secara gampang ikut percaya terhadap apa yang
terjadi didalamnya ?
Hanyalah kamu yang sempat membaca tulisan ini, bisa menjawabnya……!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar